This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 ti tle

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 20 September 2017

Cara Merawat Bunga Anggrek




Anggrek merupakan tanaman yang bisa merepresentasikan atau mewakili perasaan seseorang terhadap pasangannya. Itulah mengapa banyak sekali toko tanaman yang menjual bunga potong anggrek. Banyaknya peminat terhadap bunga anggrek ternyata membuat sebagian orang tertarik untuk membudidayakan tanaman anggrek di sekitar rumahnya.
Bunga anggrek bisa ditanam di dalam pot dan bisa juga ditanam dengan cara ditempel ke papan atau batang pohon. Kita akan membahasnya satu persatu.

1. Menanam di Dalam Pot

Anggrek termasuk tanaman yang cukup ideal untuk ditanam di dalam pot. Sebelum memulai penanamannya, Anda perlu mengetahui beberapa hal. Pot yang hendak dipakai untuk menanam bunga anggrek terbuat dari pot plastik atau potoh. Disarankan untuk menggunakan pot dari tanah liat yang mempunyai lubang-lubang kecil berdiameter sekitar 2 cm. Adanya lubang-lubang tersebut akan membantu sirkulasi udara serta mempermudah aerasi dan drainase.
Di samping itu, menggunakan pot yang terbuat dari tanah liat juga memungkinkan air terserap ke bahan pot apabila terjadi kelebihan air siraman. Dengan begini, maka bunga anggrek yang sedang Anda tanam dan rawat terhindar dari penyakit busuk akar. Kelebihan lainnya, dengan pot tanah liat, pada kondisi lingkungan yang lembab, akar tanam bunga anggrek akan selalu terjaga.
Setelah mendapatkan pot untuk menanam bunga anggrek,  Singkat saja, media tanam yang cocok untuk bunga anggrek bisa dari campuran beberapa media tanam seperti pecahan batu bata atau genteng, batang pakis, serutan atau potongan kayu, sabut kelapa, dan arang kayu.
Jika Anda kebingungan, maka disarankan untuk mengisi pot dengan media tanam berupa sabut kelapa, potongan pakis, arang kayu, dan pecahan batu bata. Setelah pot terisi media tanam, berikutnya siapkan bibit anggrek yang Anda peroleh dari toko pertanian dalam kemasan botolan berukuran 1 cm. Tanam bibit anggrek langsung pada pot yang sudah berisi media tanam.

2. Menanam Dengan Ditempel di Batang Pohon

Bunga anggrek epifit bisa memperoleh tampilan yang lebih menarik dengan kesan yang alami dengan cara menanamnya ditempel pada batang pohon. Penananam semacam ini merupakan habitat asli dari bunga anggrek epifit. Untuk menanam anggrep di batang pohon, sebaiknya pilih pohon yang cukup rindang sehingga intensitas cahaya matahari tetap diperoleh dalam takaran sedang dan tidak terlalu berlebih.
Bunga anggrek epifit bisa ditanam pada batang pohon yang hidup ataupun mati. Sebetulnya di tiang beton juga bisa, asalkan tempat menempelnya anggrek memenuhi syarat kelembaban agar pertumbuhannya berjalan dengan baik. Apabila menggunakan pohon yang mati, maka pilih yang tahan air dan tahan panas matahari sehingga batang tidak mudah melapuk.
Apabila memilih pohon hidup, maka tentukan pohon yang berkulit batang cukup tebal agar tidak mudah terkelupas. Lebih baiknya lagi untuk menggunakan pohon dengan permukaan batang yang agak kasar agar menjadi tempat melekat akar yang baik. Beberapa pohon yang mempunyai kriteria pada batang tersebut adalah jambu air, mangga, asam jawa, nangka, dan rambutan.
Sebelum ditempelkan, batang pohon harus ditempel dengan media yang bisa mengikat air seperti sabut kelapa, potongan pakis, atau ijuk. Untuk tanaman anggrek yang akan ditempel bisa berasal dari tanaman muda (atau dewasa), anakan, atau bibit kompot. Jika Anda hendak menanam tanaman dewasa, maka angkat tanaman berbarengan dengan media tanamnya.
Jika menggunakan tanaman muda dan bibit dari kompot, sebelum ditempel, potong sebagian akarnya lalu cuci bersih pakai air. Berikutnya, bibit atau akar tanaman muda dicelupkan ke dalam larutan fungisida selama satu dua menit. Lalu celupkan lagi ke dalam larutan pengatur tumbuh dengan waktu yang sama.
Pencelupan juga bisa dilakukan untuk tanaman dengan media tanam tambahan. Setelah langkah pencelupan selesai, selanjutnya tempelkan tanaman bunga anggrek pada pohon yang dipilih. Upayakan agar ketinggiannya tidak melewatib adan sehingga perawatannya tidak merepotkan.
Baik menanam anggrek di dalam pot ataupun ditempel pada dinding, ada perawatan yang dibutuhkan tanaman agar bisa tumbuh dengan baik dan secara maksimal.

Penyiraman

Sebagaimana tanaman lain, bunga anggrek juga perlu disiram agar tidak mati karena mengalami kekurangan air. Air yang digunakan untuk menyiram bisa dari air ledeng, air sumur, atau air hujan. Tidak disarankan untuk menggunakan air yang sudah bercampur dengan bahan kimia dan air kali karena kemungkinan mengandung zat hidup yang bisa mengganggu pertumbuhan anggrek.
Siramlah anggrek sesuai dengan cuaca yang sedang berlangsung. Saat iklim di lingkungan sedikit tinggi, maka tanaman anggrek bisa disiram paling tidak dua kali dalam sehari. Ketika musim penghujan, apabila Anda menempatkan anggrek di luar rumah, pindahkan ke dalam agar tidak terpericik air hujan hingga media tanam sangat basah dan memicu pembusukan akar.

Berikan Sinar Matahari

Tanaman anggrek memerlukan sinar matahari untuk mendukung pertumbuhannya. Anda bisa menempatkan bunga anggrek pada area yang tidak terkena sinar mathaari langsung. Dengan mengatur seberapa terik sinar matahari yang mengenai tanaman, maka tanaman anggrek tidak akan mengalami masalah baik dalam pertumbuhan atau pemberian hasil berupa tampilan yang menarik.

Lampu Ruangan

Untuk menjaga keindahan bunga anggrek, beberapa orang memilih untuk melakukan repotting atau pemindahan pot ke pot kaca atau pot plastik dengan diameter yang lebih besar serta pot yang bersih. Biasanya, mereka juga memindahkan pot tersebut ke dalam rumah. Permasalahannya, tanaman anggrek tetap membutuhkan asupan sinar matahari. Oleh sebab itu, untuk menanggulanginya, belilah lampu ruangan agar anggrek tetap terkena cahaya.

Jaga Kelembaban Lingkungan Tumbuh dan Media Tanam

Bunga anggrek termasuk tanaman tropis yang bisa bertahan pada lingkungan yang cukup lembab. Tingkat kelembaban tanaman ini harus selalu dijaga agar bisa tumbuh dengan baik. Jangan biarkan tanaman mati hanya karena Anda lupa melakukan penyiraman atau memberikan pencahayaan pada tanaman.

Berikan Pupuk

Pupuk akan menjaga tanaman tetap sehat dan tumbuh secara optimal. Pemberian pupuk anggrek tidak boleh sembarangan, takaran dan jenis pupuk yang diberikan haruslah sesuai dengan kondisi tanaman. Untuk masalah ini, lebih baik Anda tanyakan langsung ke mereka yang ahli atau ke toko pertanian tempat Anda membeli pupuk ataupun bibit anggrek.
Cara menanam dan merawat bunga anggrek merupakan kegiatan berkebun yang bisa mengurangi beban pikiran. Jika Anda masih merasa kesulitan untuk membudidayakan anggrek dengan baik, maka sarankan Anda untuk melakukan yang juga digolongkan ke dalam tanaman hias untuk mempercantik beberapa bagian rumah Anda.

Selasa, 19 September 2017

Cara Merawat Bunga Matahari



Bunga matahari telah dibudidayakan dalam skala yang besar. Mengingat jenis tanaman ini memiliki manfaat yang tidak sedikit. Dimana selain sebagai tanaman hias, bunga ini mempunyai peranan yang baik dalam menjaga kesehatan. Dimana hampir semua bagian tumbuhan dapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Pasalnya tanaman hias ini berkhasiat dalam menurunkan beberapa penyakit, seperti darah tinggi, kanker, melancarkan saluran kemih dan rasa sakit/ nyeri. Pada bagian bijinya, dapat diolah menjadi camilan kwaci yang banyak disukai. Selain rasanya yang gurih, bijinya memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan yaitu vitamin E serta C yang berguna sebagai antioksidan ganda. Nah bagi anda yang tertarik untuk menanam bunga matahari silahkan simak ulasan mengenai berikut ini.
Budidaya Bunga Matahari
Dalam membudidayakan bunga matahari baik sebagai tanaman hias atau diambil bijinya, tentu perlu memperhatikan benih yang akan menjadi cikal bakal. Dimana dengan memilih benih yang baik dan tepat tentunya akan menghasilkan tanaman, bunga atau biji yang sesuai seperti yang diharapkan. Sebagai informasi tambahan dalam ulasan cara menanam dan merawat bunga matahari, perlu anda ketahui beberapa jenis benih bunga matahari. Dimana yang pertama adalah Mammoth Grey, dengan menggunakan benih ini nantinya tinggi tanaman hias ini bisa mencapai lebih dari 2 meter. Benih Mammoth Grey ini memiliki ciri warna yang putih dengan garis-garis coklat kehitaman dengan ukuran biji yang cukup besar. Jenis benih selanjutnya adalah velvet Queen. Ketinggian tumbuhan bunga nantinya bisa mencapai 1 meter. Dimana warna bunganya bisa kuning kemerahan. Ciri benihnya berbentuk ramping dan lebih pendek dibandingkan mammoth grey.
Cara Menanam Bunga Matahari
Yang perlu diperhatikan dalam cara menanam bunga matahari adalah pemilihan lahan. Baik dataran rendah maupun tinggi bisa menjadi lokasi yang cocok untuk penanaman. Pasalnya anda harus memilih tanah yang subur, ditambah dengan mendapat pencahayaan matahari yang cukup. Namun jika akan dijadikan sebagai bisnis budidaya bunga matahari dalam skala besar dianjurkan untuk memilih lahan yang memiliki kelembapan udara yang cukup tinggi yaitu di wilayah pegunungan ataupun dataran tinggi, sehingga akan mendapat hasil yang optimal.
Langkah selanjutnya adalah pembibitan tanaman bunga matahari. Setelah menentukan benih yang akan ditanam, lakukanlah penyemaian benih. Lokasi penyemaian bisa memanfaatkan lahan persemaian ataupun pot sebelum dipindah ke lahan yang sebenarnya. Semai benih pada lahan persemaian dengan jarak minimal 1 cm. Lakukan penyiraman dengan rutin hingga tumbuh kecambah dengan ketinggian sekitar 15 hingga 20 cm atau telah berkecambah selama 10 hari. Setelah tahap tersebut bibit tanaman bunga matahari bisa dipindahkan ke lahan pembesaran. Namun seminggu sebelum melakukan pemindahan, sebaiknya lahan yang akan digunakan telah disiapkan, dengan cara penggemburan, pemberian pupuk, dan penyiraman. Pada proses penanaman benih tanaman, terlebih dahulu menyiapkan lubang tanam dengan jarak 1 m x 1 m. Masukkan benih ke dalam lubang dan timbun bagian akarnya dengan tanah secukupnya. Minimal satu hari sekali tanaman perlu disiram, dan pemberian pupuk secara rutin pada waktu berkala.
Cara Merawat Bunga Matahari
Cara merawat bunga matahari yang perlu diperhatikan dalam pembesaran tanaman adalah sistem penyiraman. Dimana waktu yang tepat untuk menyiram tanaman adalah pada waktu pagi dan sore. Dimana yang harus diperhatikan adalah jumlah air yang harus disesuaikan dengan ukuran tanaman. Disisi lain, untuk menunjang pertumbuhan bunga perlu dilakukan pemupukan. Namun hal tersebut dilakukan pada saat usia tanaman telah mencapai satu bulan. Dimana jenis pupuk juga harus disesuaikan dengan usia bunga matahari. Pada usia satu bulan pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk NPK, dan pada usia hampir 2 bulan mulai menggunakan pupuk TSP. Takaran pemberian pupuk adalah sebanyak 5 gram pupuk per tanaman.
Tentunya tanaman hias ini tidak dapat dihindarkan terhadap hama ataupun jamur/ ataupun penyakit yang dapat menghambat pertumbuhannya. Untuk itulah mencegah atau membasminya bisa menggunakan pestisida khusus tanaman bunga matahari. Cara merawatnya memperhatikan batangnya ketika cuaca sedang berangin. Hal tersebut diharapkan agar batang tidak patah karena angin yang terlalu kencang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tancapkan kayu yang cukup kuat disamping bunga yang bisa diikatkan keduanya.
Selain beberapa tips perawatan tanaman bunga matahari diatas, yang perlu diperhatikan adalah waktu penanaman. Mengingat tanaman ini akan dimanfaatkan bijinya, maka hindari penanaman saat musim hujan ataupun musim salju. Pasalnya bunga matahari akan hidup pada musim panas ataupun musim saat udaranya hangat. Disisi lain ketika telah mekar namun terkena air hujan akan menyebabkan biji menjadi membusuk dan tidak bisa dipanen.
Itulah tadi pembahasan katalogtanaman.com terkait cara menanam dan merawat bunga matahari yang perlu anda perhatikan. Beberapa hal yang menjadi inti pembahasan diantaranya wilayah penanaman, benih yang digunakan dan perawatan yang tepat. Baca juga artikel lain tentang tanaman hias lainnya, yaitu bunga anggrek bulan. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih.

Jumat, 15 September 2017

Cara Merawat Bunga Mawar




   Cantikan guys...

Memiliki halaman dengan penuh warna-warni bunga memang dapat memanjakan mata kita. Selain itu halaman yang indah juga dapat membuat fikiran yang suntuk terhibur. Salah satu bunga yang menawan dan menyenangkan hati adalah mawar. Bunga mawar adalah bunga yang sangat menawan dengan variasi warna yang banyak. Nah sekarang mari kita bicarakan bagaimana cara merawatnya.
Terdapat  beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat bunga mawar. Yang pertama adalah tanaman mawar harus ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari  agar kegiatan fotosintesis bisa terlaksana dengan baik.
 Selain cukup akan sinar matahari merawat bunga mawar agar sering berbunga adalah dengan memberikan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mawar tersebut. Nutrisi tersebut adalah pupuk, pupuk yang paling baik adalah pupuk kandang atau pupuk alami yang dihasilkan dari kotoran hewan.
Akan tetapi, jika Anda kesulitan mendapatkan pupuk jenis tersebut, bisa menggunakan pupuk NPK (pupuk kimia) yang mengandung unsur hara utama yakni nitrogen yang membantu pertumbuhan vegetatif terutama daun, fosfor yang membantu pertumbuhan akar dan tunas, serta kalium yang dapat membantu pembungaan dan pembuahan. Akan tetapi, aplikasi penggunaan pupuk NPK ini tidak boleh terlalu sering digunakan dan tidak boleh terlalu banyak diberikan untuk setiap tanaman mawar, karena jika over dosis, tanaman mawar Anda malah bisa menjadi kering/gosong dan akhirnya mati.
Setelah mendapatkan sinar matahari dan pupuk yang cukup, selanjutnya adalah menyiram bunga mawar anda. Penyiraman harus dilakukan sebanyak 2 kali (pagi dan sore) dalam sehari jika cuaca sedang panas dan bisa sampai 3 kali pada tempat bersuhu panas (dataran rendah). Jika kondisi cuaca hujan setiap hari terlebih jika tanaman mawar Anda terkena langsung air hujan, maka disarankan untuk menyemprot daun serta bunganya dengan air biasa segera setelah hujan reda  karena air hujan bersifat agak keras khususnya untuk tanaman bunga mawar. Alternatif kedua jika musim hujan. Lakukanlah penyemprotan pestisida agar mawar tahan terhadap guyuran hujan yang biasanya mengakibatkan bunga mawar rusak.
Cara merawat mawar agar rajin berbunga selanjutnya adalah rutin melakukan pengobatan agar tanaman mawar Anda tidak terserang hama. Jika terserang hama, tentunya pertumbuhan mawar akan terhambat dan bahkan bisa mati karenanya. Untuk itu penyemprotan obat insektisida dan atau fungisida perlu dilakukan minimal sebulan sekali dan maksimal 2 minggu sekali (jika kondisi cuaca kemarau). Jangan lupa juga untuk selalu membersihkan gulma (tanaman liar yang tidak diinginkan) jika tumbuh pada media tanam bunga mawar Anda.
Yang terakhir dan yang paling penting adalah rajin memotong tangkai bunga mawar yang sudah mulai mengering menggunakan gunting stek batang yang bersih. Memotong batang pada mawar merupakan cara agar mawar tersebut rajin berbunga. Bahkan terkadang tidak perlu menunggu batang mulai mengering untuk kemudian dipotong.
Dalam beberapa kasus, agar bunga mawar rajin berbunga dan agar tetap menghasilkan bunga yang besar, pemotongan batang perlu dilakukan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru, dimana tunas baru tersebut biasanya akan tumbuh lebih baik sehingga dapat menghasilkan bunga yang baik pula.
Nah itu tadi merupakan beberapa cara merawat bunga mawar semoga bermanfaat ya.!